Rabu, 10 Oktober 2012

Kebudayaan, Peradaban, dan Sistem Nilai Budaya


A.      KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal dari kata “budaya”. Budaya diserap dari bahasa Sanskerta “buddhayah” yaitu bentuk jamak dari “buddhi “ yang berarti budi atau akal.
Menurut pandangan Koentjaraningrat, kebudayaan itu memiliki 3 (tiga) wujud, yaitu :
1.       Keseluruhan ide, gagasan, nilai, norma, peraturan dan sebagainya yang berfungsi mengatur, mengendalikan dan memberi arah pada perbuatan manusia dalam masyarakat, yang disebut “adat tata kelakuan”.
2.       Keseluruhan aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat, yang disebut “sistem sosial”. Sistem sosial terdiri dari rangkaian aktivitas manusia dalam masyarakat yang selalu mengikuti pola-pola tertentu berdasarkan adat tata kelakuan, misalnya gotong royong dan kerja sama.
3.       Benda-benda hasil karya manusia yang disebut “kebudayaan fisik”, misalnya pabrik baja, candi Borobudur, pesawat udara, computer dan kain batik.  
  
Menurut Munandar Sulaiman (1992), kebudayaan dalam kaitannya dengan Ilmu Budaya Dasar adalah penciptaan, penertiban, dan pengolahan nilai-nilai insan, tercakup didalamnya usaha memanusiakan diri di dalam alam lingkungan, baik fisik maupun sosial.
Apabila dihubungkan dengan wujud kebudayaan yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat, nilai-nilai insan (nilai etika) memiliki wujud terdapat pada poin a dan b, sedangkan nilai estetika terdapat pada poin c. Selain itu, disebut nilai-nilai etika karena menyangkut kelakuan dan perbuatan yang tidak sesuai dengan atau merendahkan martabat manusia, yang timbul adalah “masalah kemanusiaan”. Disebut nilai estetika karena menyangkut hasil karya manusia yang berguna dan menyenangkan serta mensejahterakan manusia. Apabila hasil karya manusia tidak berguna bahkan membunuh atau menghancurkan manusia, yang timbul adalah masalah budaya.

B.      PERADABAN
1.       Konsep Peradaban
Pada dasarnya semua manusia sebagai makhluk budaya, di muka bumi ini memiliki kesamaan dalam hal akal, nurani dan kehendak di dalam dirinya. Hal yang membedakannya adalah perwujudan budaya karena lingkungan yang berbeda menurut keadaan, waktu dan tempat.
Perwujudan dari budaya dilaksanakan dengan menekankan akal (ratio) semata-mata, dengan mengabaikan nurani yang berlainan dengan perwujudan budaya yang didasarkan pada akal, nurani, dan kehendak sebagai kesatuan yang utuh. Akibatnya timbullah pernyataan tentang “peradaban” (civilization) dan kebudayaan (culture).
Menurut pandangan Prof. Sutan Takdir Alisyahbana (1981), apabila perwujudan budaya penekanannya pada akal, maka akan timbul peradaban yang berbeda. Selain itu, akan timbul pernyataan bahwa ada peradaban tinggi dan ada peradaban rendah karena diukur dengan tingkat berpikir manusia. Sehingga, manusia yang mampu berpikir tinggi, dapat dikatakan mempunyai peradaban yang tinggi, tetapi bukan berkebudayaan tinggi. Contohnya ; orang Barat memiliki peradaban tinggi, karena kemampuan berpikirnya yang tinggi sedangkan kebudayaannya tidak tinggi.
Selanjutnya menurut beliau, apabila perwujudan budaya penekanannya pada ketiga unsure (akal, nurani dan kehendak) sebagai satu kesatuan yang utuh, akan timbul tingkat kebudayaan yang berbeda, sehingga timbul pula pernyataan bahwa ada kebudayaan yang tinggi dan ada kebudayaan rendah karena diukur dengan manfaatnya bagi manusia.  





2.       Perbedaan Kebudayaan dan Peradaban
Menurut Koentjaraningrat, peradaban menekankan kepada 2 unsur, antara lain :
·         Unsure akal (tingkat berpikir), unsure ini lebih banyak diterapkan pada dunia Barat. Sehingga dikalangan orang barat, kemajuan dalam bidang IPTEK lebih dahulu dibandingkan dengan nurani.
·         Unsure nurani (perasaan/estetis), di dunia Timur unsure ini lebih banyak diterapkan karena lebih mengutamakan hati nurani (perasaan) dibanding dengan akal (ratio).

Sedangkan menurut Rohiman Notowidagdo (1996), dengan adanya perbedaan peradaban tersebut, sehingga seringkali terjadi disharmoni antara pikiran Barat dan Timur. Hal ini disebabkan karena pikiran Barat tentang Timur yang penuh dengan bayangan negative stereotip dan prasangka, akibatnya alam pikir Barat dan Timur tidak akan pernah bertemu. Sebaliknya menurut Timur, Barat digambarkan sebagai materialisme, kapitalisme, rasionalisme, dinamisme, saintisme, positivisme, dan sekularisme. Dan masih banyak lagi perbedaan yang timbul dari implementasi peradaban ini menurut beliau. Perbedaan – perbedaan tersebut menimbulkan pandangan hidup yang berbeda antara Barat dan Timur, dan sulit untuk menemukan jalan keluarnya karena memang didasari oleh peradaban yang berbeda pula.

3.       Nilai manfaat
Apabila kebudayaan dipandang dari sisi manfaatnya bagi umat manusia (national utility), jelaslah tidak akan sama manfaat antara kebudayaan bangsa yang satu dengan kebudayaan bangsa yang lain. Manusia adalah makhluk yang sama antara satu dengan yang lain, tetapi dari sisi penerapan kebudayaannya adalah berbeda. 
Dari segi penerapan kebudayaan yang berbeda antara satu dengan yang lain tersebut, akan melahirkan suatu penilaian/pertimbangan. Menilai artinya memberikan pertimbangan untuk menentukan sesuatu yang berguna ataupun tidak, baik ataupun buruk, benar ataupun salah. Hasil dari penilaian disebut nilai (value).

C.      SISTEM NILAI BUDAYA
1.       Konsep Nilai dan Sistem Budaya
Menurut “Munandar Soelaiman” nilai adalah :
a)      Segala sesuatu yang menarik bagi manusia sebagai subjek (Perry, 1954)
b)      Segala sesuatu tentang yang baik dan buruk (Pepper, 1958)
c)       Perasaan tentang apa yang diinginkan ataupun yang tidak diinginkan, atatu tentang apa yang boleh atau tidak boleh (Alvin R. Bertrand, 1987).
Konsepsi-konsepsi tentang nilai yang hidup dalam pikiran sebagian besar warga masyarakat membentuk suatu system nilai budaya. System nilai budaya berfungsi sebagai pedoman tertinggi bagi sifat manusia dalam tingkatan yang paling abstrak. System tata kelakuan lain yang tingkatnya lebih konkret, seperti peraturan, hukum, dan norma-norma semuanya berpedoman pada system nilai budaya tersebut.
2.       Pengembangan System Nilai Budaya
Menurut Kluckhohn dalam Koentjaraningrat, 1982, ada lima masalah pokok dalam kehidupan manusia, antara lain :
a)      Hidup Manusia (MH),
b)      Karya Manusia (MK),
c)       Kedudukan manusia dalam ruang waktu (MW),
d)      Hubungan manusia dengan alam (MA),
e)      Hubungan manusia dengan sesama (MM).
System nilai budaya yang berorientasi pada 5 (lima) masalah pokok ini dapat dikembangkan dan dijabarkan menjadi beberapa kelompok bahasan dalam Ilmu Sosial Budaya Dasar, seperti manusia dan kebutuhan, kebudayaan dan peradaban, system nilai budaya, perubahan system nilai budaya, keluarga sehat dan sejahtera, kelompok social budaya, manusia dan pandangan hidup, manusia dan tanggung jawab, dan lain-lain.

Sumber : http://ramdanbuhang.blogspot.com/2011/04/lingkup-kajian-dan-tujuan-ilmu-sosial.html

Strategi Pemasaran Produk Baru

Memasarkan produk baru memang tidak mudah, apalagi jika produk tersebut belum dikenal masyarakat. Dibutuhkan modal atau biaya pemasaran yang cukup besar, serta perjuangan dan strategi pemasaran khusus agar produk tersebut mengena dihati konsumen.
Selain bagaimana caranya menarik minat konsumen, para pemula juga harus menghadapi persaingan bisnis dari pengusaha lain yang telah memasarkan produk terlebih dulu.
Hal ini menjadi tantangan yang cukup besar, bagi para pelaku usaha. Sebab untuk berhasil memasuki sebuah pasar, mereka harus memiliki strategi untuk menarik minat konsumen. Sebaiknya ciptakan produk yang memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan produk lainnya. Sehingga konsumen bisa tertarik dan mengenali produk baru yang Anda tawarkan.
Disamping menciptakan produk yang lebih unggul, masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengenalkan konsumen pada produk baru, antara lain sebagai berikut :
  • Lakukan riset pasar, untuk mengetahui seberapa besar potensi pasar sebuah produk. Jika hasil penelitian menunjukan hasil yang cukup positif, maka Anda tidak perlu ragu lagi untuk memasarkan produk baru tersebut. Namun bila riset menunjukan kurangnya minat dari konsumen, sebaiknya lakukan evaluasi dan berikan nilai lebih pada produk Anda. Sehingga produk tersebut mudah diterima oleh pasar.
  • Jeli terhadap kebutuhan konsumen. Mencoba pasar baru dengan menawarkan produk yang dibutuhkan konsumen, merupakan salah satustrategi pemasaran yang sangat ampuh untuk menarik minat konsumen. Karena dengan adanya kebutuhan tersebut, daya beli konsumen akan semakin meningkat. Termasuk daya beli terhadap produk baru yang memberikan solusi untuk masalah mereka.
  • Buat kegiatan promosi yang efektif. Kegiatan promosi menjadi hal yang sangat penting untuk mengenalkan produk baru, setidaknya perhatikan faktor pendukung STP (segmentation, targeting, positioning)  danmarketing mix (produk, price, place dan promotion). Ini dimaksudkan agar kegiatan promosi yang dilakukan sesuai dengan target pasar yang telah ditentukan. Strategi promosi yang dapat dilakukan antara lain menjaga kualitas produk, menawarkan harga yang bersaing, memilihlokasi usaha yang strategis, memberikan bonus atau potongan harga pada saat launching produk.
  • Selanjutnya berikan pelayanan yang terbaik bagi para konsumen. Karena pelayanan yang baik, menjadi salah satu faktor pendukung untuk menciptakan produk yang berkualitas. Semakin baik pelayanan yang Anda berikan, maka semakin luas pula pasar Anda. Begitu juga sebaliknya jika pelayanan yang Anda berikan buruk, konsumen pun akan begitu cepat meninggalkan produk Anda.
Strategi pemasaran bagi produk baru, juga berpengaruh besar terhadap penjualan produk. Sebab kesan pertama yang diperoleh konsumen dari sebuah produk baru, akan menentukan penilaian mereka terhadap image produk tersebut.
Sumber : http://bisnisukm.com

Strategi Pemasaran Online


Strategi Pemasaran Internet adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai produk barang atau jasa dalam kaitannya untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia melalui media internet.
Secara garis besar strategi pemasaran online dapat dibagi menjadi 6 langkah, yang bisa disingkat menjadi SISTEM :
  1. S – Search and research. Melakukan proses pencarian dan riset ceruk pasar dan kompetitor Anda.
  2. I – Initiate strategy. Tentukan sistem dan strategi yang akan dipergunakan untuk menjangkau prospek dan pelanggan.
  3. S – Start content engine. Pergunakan berbagai konten untuk menarik orang kepada bisnis Anda.
  4. T – Traffic. Mendatangkan pengunjung ke situs Anda.
  5. E – Embrace relationship. Bina hubungan dengan pelanggan melalui berbagai kanal.
  6. M – Money. Strategi mendatangkan pendapatan dan keuntungan.
Berikut penjelasan langkah demi langkah termasuk beberapa sumber daya yang dapat Anda pergunakan bila ingin menggali lebih dalam.
1. S – Search and Research
Memiliki toko online tanpa mengerti untuk apa toko itu dipakai tidak akan banyak bermanfaat. Mengapa? Karena kompetitor segera akan menjadi lawan yang pelik dengan persaingan yang tinggi. Metode terbaik untuk sukses dalam suatu ceruk pasar adalah melakukan riset di mana Anda:
  • Bisa menemukan prospek dan pembeli yang tertarik dengan produk maupun jasa yang Anda tawarkan.
  • Dapat memberikan nilai tambah dalam bentuk pengetahuan maupun layanan.
  • Dengan efisien dapat menjangkau pasar atau bekerjasama dengan pemain yang ada.
I – Initiate Strategy
Situs web atau membuka toko online merupakan bagian terpenting dalam strategi pemasaran online. Banyak situs web yang menyediakan sarana buka toko yang gratis yang bisa Anda manfaatkan. Selain fitur gratis yang diberikan oleh penyedia web tentu biasanya ada juga fitur premium atau berbayar. Untuk memperoleh peluang lebih besar mendapatkan pengunjung atau calon pembeli produk barang atau jasa Anda, Anda bisa mencoba dengan bergabung dengan fitur premium tersebut, tentu banyak sekali keuntungan yang akan Anda peroleh dari pada menjadi reguler member karena Anda akan mendapatkan prioritas-prioritas dari web penyedia Toko Online tersebut.
3. S – Start Content Engine
Konten masih merupakan materi penting dalam strategi pemasaran online. Mengapa? Karena semua orang ketika berselancar di dunia maya, mereka mencari konten dalam satu bentuk atau lainnya.
Strategi membuat konten tidak serumit yang dibayangkan kebanyakan orang. Dengan cara yang benar, Anda juga dapat memenuhi situs dengan konten yang diinginkan pemirsa. Hal ini memungkinkan terjadinya penjualan tanpa harus menjual. Suatu konsep yang mungkin kontroversial bagi Anda karena pelanggan dan klien yang datang mencari Anda, dan bukan sebaliknya. Strategi pemasaran Internet ini dinamakan content marketing. Penulisan judul dan deskripsi produk juga termasuk Content Marketing.
Tentang bagaimana rahasia menulis judul dan deskripsi produk yang menjual, Anda bisa mendownload di http://blog.bursamuslim.com/download. Sedangkan untuk content marketing selanjutnya akan dibahas pada newsletter edisi selanjutnya Insya Allah.
4. T – Traffic
Beberapa strategi yang populer untuk meningkatkan traffic Anda :
  • Search Engine Optimization(SEO). Ilmu, teknik dan proses memposisikan halaman situs web Anda di posisi yang tinggi di halaman pencarian untuk kata kunci yang dipakai prospek dan pelanggan Anda.
  • Pay per click atau bayar / biaya per klik. Sistem periklanan yang diterapkan di Google salah satunya, di mana setiap kali iklan Anda diklik, Anda membayar sejumlah uang. Strategi ini bekerja dengan baik untuk eksperimen dan jika Anda telah memiliki proses penjualan yang baik.
  • Media Buying. Meliputi pembelian iklan untuk ditampilkan pada berbagai situs. Strategi ini dapat dikombinasikan sekaligus dengan teknik pemasaran di dunia nyata dalam bentuk pembelian iklan di radio, televisi dan media cetak.
  • Social Media. Strategi ini naik daun pada beberapa tahun belakangan ini. Pada dasarnya ia meliputi interaksi langsung dengan pemirsa, prospek dan konsumen di situs media sosial.
  • Email Marketing. Mempergunakan email sebagai sarana komunikasi menjangkau pemirsa. Dengan konten yang baik akan dapat menarik pengunjung kembali ke situs Anda berulang kali. 
5. E – Embrace relationship.
Sebagaimana indahnya situs Anda tidak akan mengubah kenyataan bahwa sebagian orang tidak akan membeli pada saat kunjungan pertama. Mungkin mereka belum yakin. Prospek Anda mungkin ingin mencari informasi dari situs lain. Atau mereka masih dalam tahap perencanaan sehingga pilihan belum diputuskan.
Itulah sebabnya diperlukan suatu metode agar dapat merangkul dan menuntun mereka melalui suatu proses. Jika Anda dapat membuktikan bahwa Anda memahami apa yang mereka lalui, mendemonstrasikan bahwa Anda sanggup membantu mereka atau memiliki tawaran terbaik yang mereka cari, maka pada saat mereka siap nantinya… dapat Anda tebak siapa yang mereka ingat. Dan tebak ke mana uang mereka akan mengalir?
Website tidak dapat melakukan semua tugas dengan baik. Oleh sebab itu dibutuhkan email sebagai sarana komunikasi. Ada sistem yang mengizinkan Anda mengumpulkan nama dan alamat email prospek dan mengirimkan mereka informasi-informasi dengan teratur. Jadi tidak perlu kuatir bila suatu saat Anda akan memiliki seratus ribu bahkan sejuta orang dalam daftar prospek Anda, semuanya dapat ditangani dengan sistematis.
Alternatif sarana yang dapat digunakan untuk membangun hubungan dengan prospek adalah media sosial. Di Facebook, Anda dapat berkomunikasi secara hampir real-time dengan mereka, berinteraksi, meminta pendapat, memberikan tips dan bahkan mengirimkan promosi dan informasi produk baru.
Kedua teknik di atas sangat berbeda implementasinya, tapi inti pemakaiannya sama.
Bila Anda belum yakin harus dengan strategi ini, ketahuilah bahwa biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pelanggan baru sampai lima kali dari biaya untuk mendapatkan penjualan dari pelangga yang telah ada. Pelanggan yang pernah membeli selalu akan mengingat Anda selagi ada kesempatan, bila pengalaman yang Anda berikan baik.
Email dan media sosial adalah dua sarana ataupun kanal yang juga dapat Anda pergunakan untuk tujuan ini.
6. M – Money
Semua langkah di atas tujuannya adalah mendatangkan pendapatan yang menguntungkan. Semua proses di atas harus Anda lalui bila ingin sampai pada tahap ini. Uang tidak akan berpindah tangan kecuali Anda dapat mencari pelanggan dan memberikan sesuatu yang bernilai sebagai gantinya.
Setelah memiliki pengunjung dan menghasilkan penjualan, salah satu langkah yang harus Anda lakukan adalah optimasi proses sehingga taraf konversi seseorang dari pengunjung ke prospek dan prospek ke pelanggan semakin tinggi. Jika awalnya dari 200 orang 1 membeli dan Anda meningkatkannya menjadi 1 pembeli setiap 100 orang, maka teorinya, keuntungan Anda berlipat ganda.
Jadi, sampai ke langkah ini bukan berarti akhir dari kesemuanya. Seperti halnya bisnis, semua merupakan proses yang terus dilakukan, dan berpotensi dikembangkan dan dimajukan.
Sumber : http://blog.bursamuslim.com


Pemasaran Langsung


Pemasaran langsung bisa dinamakan pengiriman pos langsung, pengiriman pesanan melalui pos, dan tanggapan langsung. Semuanya termasuk kategori pemasaran langsung karena semuanya melibatkan “aktivitas total di many penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli”, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos, atau kunjungan pribadi dari calon pelanggan.

Inovasi yang Mempercepat Pertumbuhan Pemasaran Langsung

Pertumbuhan pemasaran langsung telah dipercepat dengan sejumlah inovasi penting. Kartu kredit misalnya mempercepat transaksi pesanan melalui pos, bisa menghindari pembayaran kontan. Perkembangan komputer memungkinkan penyimpanan sejumlah besar data, misalnya mengenai pembayaran, daftar barang dan lain-lain. Pertumbuhan media surat kabar dan siaran televisi serta radio juga membantu mempercepat pertumbuhan teknik pemasaran langsung.

Ketika faktor demografi seperti peningkatan pendidikan, pendapatan, dan gaya hidup berubah, semakin banyak dikembangkan kenyamanan dan efisiensi dari pemasaran langsung. Konsumen bisa menggunakan telepon atau pos untuk membeli kebutuhan rumah tangga hingga barang-barang mewah.


Keuntungan Pemasaran Langsung

Keuntungan utama dari pemasaran langsung adalah kemudahan untuk masuk dalam usaha pemasaran langsung tanpa ijin usaha yang rumit dan persyaratan ketrampilan dan pendidikan yang perlu. Di samping kemudahan untuk masuk dalam usaha, kebutuhan modal yang diperlukan untuk masuk dalam usaha pemasaran langsung juga minimal. Tidak diperlukan fasilitas besar, toko atau jumlah karyawan yang besar untuk masuk dalam usaha pemasaran langsung.

Modal yang diperlukan biasanya digunakan untuk pencetakan pengeposan dan daftar-daftar lainnya. Semuanya ini bisa dilakukan sebagai usaha paruh waktu hingga usaha ini mendatangkan aliran kas yang bisa mendukung usaha penuh. Hal ini berbeda dengan usaha Baru lainnya yang membutuhkan kerja keras dan perhatian penuh dari wiraswastawan.

Usaha pemasaraan langsung juga memungkinkan wiraswastawan untuk masuk ke pasar dengan cepat. Produk dan jasa bisa diuji untuk menentukan minat pelanggan dengan biaya minimum. Jika produk atau jasa tertentu berhasil, penawaran bisa dengan mudah diperluas untuk memenuhi permintaan potensial terhadap produk tertentu tersebut.

Sumber : http://ilmuakuntansi.web.id/pengertian-pemasaran-langsung/

Konsep Pemasaran Untuk Bisnis Distro

Mengusung konsep eksklusif dengan pilihan desain baju atau kaos yang inovatif, ternyata menjadi salah satu strategi jitu bagi para pelaku bisnis distro untuk menghadapi ketatnya persaingan pasar dan mendapatkan perhatian dari calon konsumen.
Meskipun saat ini persaingan di industri garmen semakin hari semakin ketat, namun segmen pasar produk distro tidaklah sama dengan produk garmen. Sehingga tidak heran bila di tengah membludaknya produk garmen dari luar negeri, keberadaan outlet distro di Indonesia malah semakin mewabah hingga berbagai penjuru daerah.
Nah, agar bisnis distro Anda bisa tetap terus eksis, berikut ini kami informasikan beberapa konsep pemasaran unik yang bisa Anda jalankan:
1. Membuat konsep unik sesuai dengan komunitas yang Anda bidik.
Seperti kita ketahui bersama, kehadiran distro sangatlah lekat dengan gaya hidup anak muda yang cenderung senang berkumpul dan bergabung dengan komunitas-komunitas tertentu sesuai dengan minat atau hobi yang mereka miliki. Karena itu untuk memenangi persaingan, tidak ada salahnya bila Anda membidik komunitas yang ada di sekitar Anda sebagai segmen pasar yang cukup potensial. Contohnya saja seperti membidik komunitas sepeda, penggemar bola, komunitas skater, distro muslimah, dan lain sebagainya. Setelah menemukan konsep yang sesuai, selanjutnya buatlah desain produk yang mewakili ciri khas komunitas tersebut, serta mulailah mendisplay outlet Anda dengan interior atau ornamen tambahan yang senada.
2. Membuat desain unik untuk memancing respon konsumen.
Selain membidik komunitas yang ada di sekitar kita, strategi pemasaran lain yang perlu Anda jalankan yaitu berani tampil beda untuk memancing minat pelanggan. Keunggulan produk distro yang dikenal masyarakat dengan sebutan limited edition (satu kali produksi untuk satu desain) ternyata tidak menjadi jaminan kesuksesan bisnis distro Anda.
Oleh karenanya, ciptakan desain yang unik, trendi, dan inovatif, agar produk Anda memiliki ciri khas tertentu serta sentuhan nilai seni yang lebih tinggi. Misalnya saja seperti mencantumkan kata-kata motivasi dalam setiap produk yang didesain, mengangkat peribahasa plesetan untuk menarik minat pelanggan, menggunakan bentuk animasi lucu sebagai ajang untuk berinovasi, atau bisa juga membuat desain sederhana dan bersih untuk membidik konsumen yang menyukai desain-desain simpel.
3. Menjalankan strategi pemasaran jemput bola menggunakan mobil distro keliling.
Tak hanya para pelaku bisnis makanan saja yang bisa menjajakan dagangannya dengan cara berkeliling. Sekarang ini ada beberapa pengusaha distro yang mulai menjalankan strategi pemasaran jemput bola menggunakan mobil keliling. Mereka mendisplay produk-produknya di dalam mobil, dan berkeliling ke pusat keramaian untuk memenuhi kebutuhan konsumennya. Terbukti strategi pemasaran ini tidak hanya kreatif dari segi konsep, namun juga cukup efektif untuk mendongkrak penjualan produk.
4. Memperluas jangkauan pasar dengan membuka toko online.
Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna internet, sekarang ini strategi pemasaran online menjadi salah satu alternatif yang banyak dijalankan para pelaku usaha. Murahnya biaya promosi yang dibutuhkan dan luasnya jangkauan pasar di dunia maya, menjadikan media online sebagai lapak dagang yang cukup potensial untuk mendatangkan banyak keuntungan. Terbukti, banyak pelaku usaha distro yang mulai mendapatkan pelanggan, reseller, bahkan agen pemasaran di setiap kota, setelah mereka mempromosikan keberadaan distronya melalui dunia maya.
5. Melayani delivery order untuk memanjakan para konsumen.
Ketatnya persaingan pasar dan banyaknya distro baru yang mulai bermunculan, menuntut para pelaku bisnis distro untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk memanjakan para konsumennya. Salah satunya saja seperti melayani delivery order untuk memanjakan para konsumen yang lokasinya cukup terjangkau dari lokasi distro Anda. Strategi pemasaran seperti ini belakangan mulai dijalankan para pengusaha yang membuka lapak distro online.
Semoga kelima konsep pemasaran unik bisnis distro ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula di industri distro untuk bisa mengoptimalkan pemasaran produknya dan mendapatkan untung besar setiap bulannya

Sumber : http://bisnisukm.com

TIPS PEMASARAN UNTUK BISNIS RUMAHAN

Menjalankan operasional bisnis dari rumah, menjadi salah satu alternatif tepat bagi para pemula yang ingin terjun merintis sebuah usaha dengan meminimalisir biaya sewa gedung. Memanfaatkan ruang kosong yang ada di rumah Anda, tidak menutup kemungkinan bila sebuah peluang usaha bisa Anda rintis guna mendatangkan untung besar setiap bulannya.
Meskipun sekarang ini merintis peluang bisnis rumahan bukan perkara yang sulit bagi setiap masyarakat. Namun dibalik kemudahan yang didapatkan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat agar bisnis rumahan yang dijalankan bisa berkembang dengan baik. Salah satunya saja seperti menyusun strategi pemasaran yang efektif untuk mendongkrak penjualan bisnis rumahan yang sedang dijalankan.
Mengingat lokasi bisnis Anda tidak se-strategis lokasi pertokoan yang ada di pusat keramaian kota, tentunya Anda dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif untuk menarik minat calon konsumen. Lalu, kira-kira bagaimana caranya?
Berikut kami informasikan beberapa tips pemasaran yang bisa Anda jalankan untuk memaksimalkan omzet penjualan bisnis rumahan.
1. Mulailah dengan mengoptimalkan peran internet
Melihat perkembangan dunia internet yang belakangan ini menunjukan peningkatan sangat pesat, banyak pelaku bisnis rumahan yang bisa sukses mendapatkan omzet jutaan rupiah per bulan dengan memanfaatkan peran internet. Meskipun mereka belum memiliki toko konvensional di tempat-tempat strategis, namun dengan mengoptimalkan kekuatan internet, para pelaku usaha bisa membuat situs toko online untuk menjaring banyak konsumen. Bahkan, dengan biaya promosi yang terbilang murah, Anda bisa merambah pangsa pasar di luar daerah maupun menembus pasar mancanegara untuk mendongkrak penjualan produk setiap bulannya.
2. Memperluas pasar dengan menggandeng para reseller
Walaupun lokasi usaha Anda hanya dirintis dari rumah, tetapi Anda bisa memperluas pemasaran produk dengan menggandeng para reseller yang siap mempromosikan bisnis Anda hingga berbagai penjuru kota. Melalui tangan-tangan para reseller, brand Anda bisa dikenal masyarakat luas dan tidak menutup kemungkinan bila penjualan produk Anda juga cenderung akan meningkat setiap bulannya. Semakin banyak jumlah reseller yang Anda miliki, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendongkrak untung besar dari bisnis rumahan.
3. Fokus pada satu produk
Ketika merintis sebuah usaha, banyak pemula yang gagal menjalankan usahanya karena mereka tergoda oleh berbagai macam peluang bisnis yang membuatnya kurang fokus dalam menekuni usahanya. Padahal, untuk merintis sebuah usaha dibutuhkan komitmen, kerja keras dan strategi yang benar-benar matang. Apabila Anda kurang fokus dalam mengerjakannya, tidak heran bila bisnis Anda hanya akan karam di tengah ketatnya persaingan pasar. Karenanya sebagai langkah awal, sebaiknya Anda fokus pada satu produk atau jasa dan mulai mengoptimalkan kekuatan yang Anda miliki untuk meningkatkan pemasarannya.
Nah, semoga ketiga tips pemasaran untuk mendongkrak penjualan bisnis rumahan yang telah kami bahas bersama bisa memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca dan membantu para pemula yang ingin terjun menekuni bisnis rumahan. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!



Sumber : http://bisnisukm.com

Jumat, 08 Juni 2012

Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara


Dewasa ini kita menyaksikan bahwa kehidupan individu dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sedang mengalami perubahan. Dan kita juga menyadari bahwa faktor utama yang mendorong terjadinya proses perubahan tersebut adalah nilai-nilai kehidupan baru yang di bawa oleh negara maju dengan kekuatan penetrasi globalnya. Apabila kita menengok sejarah kehidupan manusia dan alam semesta, perubahan dalam kehidupan itu adalah suatu hal yang wajar, alamiah.

Dalam dunia ini, yang abadi dan kekal itu adalah perubahan. Berkaitan dengan wawasan nusantara yang syarat dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia dan di bentuk dalam proses panjang sejarah perjuangan bangsa, apakah wawasan bangsa Indonesia tentang persatuan dan kesatuan itu akan terhanyut tanpa bekas atau akan tetap kokoh dan mampu bertahan dalam terpaan nilai global yang menantang Wawasan Persatuan bangsa. Tantangan itu antara lain adalah pemberdayaan rakyat yang optimal, dunia yang tanpa batas, era baru kapitalisme, dan kesadaran warga negara.
Beberapa tantangan Implementasi Wawasan Nusantara :
  1. Pemberdayaan Masyarakat
    John Naisbit dalam bukunya GLOBAL PARADOX menyatakan : negara harus dapat memberikan peranan sebesar-besarnya kepada rakyatnya.
    Pemberdayaan masyarakat dalam arti memberikan peranan dalam bentuk aktivitas dan partisipasi masyarakat untuk mencapai tujuan nasional hanya dapat dilaksanakan oleh negara-negara maju dengan Buttom Up Planning, sedang untuk negara berkembang dengan Top Down Planning karena adanya keterbatasan kualitas sumber daya manusia, sehingga diperlukan landasan operasional berupa GBHN.
    Kondisi nasional (Pembangunan) yang tidak merata mengakibatkan keterbelakangan dan ini merupakan ancaman bagi integritas. Pemberdayaan masyarakat diperlukan terutama untuk daerah-daerah tertinggal.
  2. Dunia Tanpa Batas
    a. Perkembangan IPTEK

    Mempengaruhi pola fikir , pola sikap dan pola tindak masyarakat dalam aspek kehidupan. Kualitas sumber daya Manusia merupakan tantangan serius dalam menghadapi tantangan global.
    b. Kenichi Omahe dalam bukunya “Borderless Word” dan “The End of Nation State” menyatakan : dalam perkembangan masyarakat global, batas-batas wilayah negara dalam arti geografi dan politik relatif masih tetap, namun kehidupan dalam satu negara tidak mungkin dapat membatasi kekuatan global yang berupa informasi, investasi, industri dan konsumen yang makin individual. Untuk dapat menghadapi kekuatan global suatu negara harus mengurangi peranan pemerintah pusat dan lebih memberikan peranan kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
    Perkembangan Iptek dan perkembangan masyarakat global dikaitkan dengan dunia tanpa batas dapat merupakan tantangan Wawasan Nusantara, mengingat perkembangan tsb akan dapat mempengaruhi masyarakat Indonesia dalam pola pikir, pola sikap dan pola tindak di dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
  3. Era Baru Kapitalisme
    a. Sloan dan Zureker

    Dalam bukunya “Dictionary of Economics” menyatakan Kapitalisme adalah suatu sistim ekonomi yang didasarkan atas hak milik swasta atas macam-macam barang dan kebebasan individu untuk mengadakan perjanjian dengan pihak lain dan untuk berkecimpung dalam aktivitas-aktivitas ekonomi yang dipilihnya sendiri berdasarkan kepentingan sendiri serta untuk mencapai laba guna diri sendiri.
    Di era baru kapitalisme,sistem ekonomi untuk mendapatkan keuntungan dengan melakukan aktivitas-aktivitas secara luas dan mencakup semua aspek kehidupan masyarakat sehingga diperlukan strategi baru yaitu adanya keseimbangan.
    b. Lester Thurow
    Dalam bukunya “The Future of Capitalism” menyatakan : untuk dapat bertahan dalam era baru kapitalisme harus membuat strategi baru yaitu keseimbangan (balance) antara paham individu dan paham sosialis.
    Di era baru kapitalisme, negara-negara kapitalis dalam rangka mempertahankan eksistensinya dibidang ekonomi menekan negara-negara berkembang dengan menggunakan isu-isu global yaitu Demokrasi, Hak Azasi Manusia, Lingkungan hidup.
  4. Kesadaran Warga Negara
    a. Pandangan Indonesia tentang Hak dan Kewajiban
    Manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. Hak dan kewajiban dapat dibedakan namun tidak dapat dipisahkan.
    b. Kesadaran bela negara
    Dalam mengisi kemerdekaan perjuangan yang dilakukan adalah perjuangan non fisik untuk memerangi keterbelakangan, kemiskinan, kesenjangan sosial, memberantas KKN, menguasai Iptek, meningkatkan kualitas SDM, transparan dan memelihara persatuan.
    Dalam perjuangan non fisik, kesadaran bela negara mengalami penurunan yang tajam dibandingkan pada perjuangan fisik.
Referensi :